Home Wisata Diaspora Tandang Bareng Gotongroyong Laros Ikawangi Halal Bihalal Di Pendopo Sabha Swagata Blambanga

Diaspora Tandang Bareng Gotongroyong Laros Ikawangi Halal Bihalal Di Pendopo Sabha Swagata Blambanga

43
0
SHARE

BANYUWANGI: MenaraMadinah. Com. Suasana hangat penuh keakraban mewarnai pertemuan warga diaspora Banyuwangi dalam agenda “Tandang Bareng” yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (23/3/26).

 Kegiatan halal bihalal Hari Raya Idulfitri 1447 H ini menjadi ajang silaturahmi perantau Banyuwangi dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Warga Banyuwangi yang tergabung dalam Ikatan Warga Banyuwangi (Ikawangi) memanfaatkan momentum mudik lebaran untuk berkumpul, tidak hanya dengan keluarga, tetapi juga mempererat hubungan dengan pemerintah daerah. Dalam forum tersebut, para diaspora berdialog langsung dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, baik secara tatap muka maupun melalui sambungan virtual dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Ipuk menyampaikan apresiasi atas kehadiran para perantau yang tetap memiliki kepedulian terhadap kampung halaman. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen tersebut sebagai ruang berbagi gagasan dan solusi atas berbagai persoalan daerah.

“Selamat datang di Banyuwangi dan selamat merayakan Hari Raya Idulfitri. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk bersilaturahmi sekaligus bertukar pikiran. Kehadiran bapak ibu diharapkan dapat memberikan kontribusi solusi atas berbagai tantangan yang kita hadapi bersama. Tak lupa mohon maaf saat pulang kampung masih ada jalan rusak berlubang karena cuaca hujan dan panjang jalan mencapai 2.500 KM,” ujar Bupati periode kedua yang didampingi Bupati 2 periode sebelumnya Abdullah Azwar Anas. 

Lebih lanjut, Ipuk menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata. Ia berharap diaspora Banyuwangi dapat turut ambil bagian dalam memajukan daerah, termasuk dengan menjadi duta promosi pariwisata.
“Peran teman-teman Ikawangi sangat penting sebagai duta pariwisata. Ceritakan keindahan Banyuwangi kepada dunia agar semakin banyak orang berkunjung,” sambungnya seraya meluncurkan barcode diasporabanyuwangi sebagai data global warga Banyuwangi yang sedang merantau ataupun bermukim di luar tanah kelahiran atau tanah pernah sekolah maupun kerja. 

"Selama ini kami belum memiliki data pasti jumlah warga Banyuwangi di perantauan. Melalui jaringan global ini, kita bisa saling terhubung dan berkolaborasi,” jelas putri Jateng yang dipersunting lelaki dahsyat asal Banyuwangi selatan. 

Usai forum dialog, acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Para peserta menikmati hidangan khas Banyuwangi, rujak soto,kikil kesrut, sego cawuk,kare ayam dan ragam buah dan kudapan khas termasuk kopi dan temulawak.
 sambil bercengkerama juga menikmati tarian dan musik khas hingga lagu umbul-umbul Blambangan. 

Yang Zoom ada yang dari Spanyol, Belanda, Jepang, Cina hingga Bu Isnain yang bahagia bisa teleponan dengan Bupati Ipuk."Tahun lalu saya hadir, tapi kini hanya videocall! ' tutur owner Ecoprint Lis Adiwinoto ini. 
Selain Marhen yang jadi pejabat Kemenkraf Plt Labuhan Bajo juga hadir mantan Menteri Arif Yahya dan yang sedang menjabat di eksekutif di Papua dan Sulawesi maupun Kalimantan dan Ibukota. Spesial Brigjen (AL) Lukman Hakim Laros Tukang kayu yang kini dosen Unhan di perbatasan Timor Timur didampingi teman sesama alumni SMAN 1 Glagah HM Shodiqin yang pernah jadi sekretaris MUI dan PCNU Atambua Belu NTT yang kini mutasi di SMKN Pelayaran Kalipuro. 
Di antara banyak yang sukacita temu kangen, panitia juga hadirkan komunitas disabilitas seperti Pertuni,PPDI, Difawanfi serta dari Yayasan Aura Lentera Indonesia tampak guru GPK Yeti Chotimah, M. Pd dan bendahara yang tunanetra Titis Anganten, S. Psi, S. Pd. LB yang kebetulan sedang ketamuan keluarga yang mukim di negeri Kincir Angin Belanda. "kami merasakan kesetaraan di bumi Blambangan yang laksana Indonesia Mini yang welas asih, harmoni, gotongroyong dan yuk jenggirat tangi tandang bareng seduluran selawase! " tuturnya pada media ini sambil berbagi angpau lebaran ke sesama difabel yang sudah punya anak . 

  (Bung Aguk Wahyu Nuryadi)