Zirah Tubuh dan Rajah Terlarang dalam Novel Bersampul Batik karya Mohammad Hairul
Kabar gembira bagi para pecinta sastra tanah air. Penulis Mohammad Hairul resmi memperkenalkan karya terbarunya, sebuah novel mendalam berjudul "Novel Bersampul Batik" yang rilis perdana pada April 2026.
Novel ini menjanjikan sebuah perjalanan spiritual yang khidmat, menyajikan perpaduan antara ketaatan beragama, dialektika keilmuan, dan pelestarian nilai-nilai luhur dalam balutan tradisi pesantren yang sangat kental.
Mengisahkan perjalanan hidup Aida di Pesantren Darul Marwah, tempat di mana ia berdiri sebagai simbol kesempurnaan santriwati sekaligus penjaga marwah keluarga besar kyai.
Disajikan dengan narasi yang jujur, reflektif, dan puitis, novel ini menawarkan perspektif yang tajam mengenai kehidupan di balik tembok pesantren.
Penulisnya mengeksplorasi sisi religiusitas melalui laku hidup yang penuh khidmat, menggambarkan bagaimana pengabdian kepada institusi agama sering kali berbenturan dengan suara hati yang mencari kebenaran hakiki.
Mohammad Hairul menggunakan simbolisme yang kuat melalui sosok Mahiru Khair, seorang lelaki yang membawa "wibawa teduh" dengan guratan huruf hijaiyah di punggungnya. Fenomena spiritual ini digambarkan sebagai warisan dari "tirakat ramah", sebuah laku prihatin dan doa-doa panjang yang dipanjatkan sang ayah demi kemuliaan putranya.
Karya ini tidak hanya menyuguhkan cerita fiksi yang mengalir, tetapi juga menjadi ruang kontemplasi bagi pembaca untuk memahami bahwa kesalehan bukan sekadar tampilan luar, melainkan kedalaman rasa dan ketulusan dalam menjalani takdir.
Sebelum melangkah lebih jauh ke dalam labirin spiritual yang disajikan, mari simak sekilas pergulatan batin yang menjadi nyawa dalam kisah ini melalui cuplikan blurb ceritanya berikut ini.
Di Pesantren Darul Marwah, Aida adalah matahari yang meneduhkan, namun di balik ruang bacanya yang terkunci, ia merawat rahasia dalam sampul-sampul buku berbahan wastra. Bagi Aida, setiap lipatan kain Parang, Kawung, dan Sidomukti adalah barikade yang melindungi sebuah kisah lama dari mata suaminya, Gus Haikal.
Rahasia itu adalah tentang Mahiru Khair, sosok yang memikul rahasia huruf hijaiyah gaib yang dianggap sebagai rajah terlarang sekaligus sasaran prasangka.
Belasan tahun Aida menjadi penjaga kehormatan dalam pernikahan tanpa rasa, hingga sebuah malam peluncuran buku mengancam akan membongkar seluruh lapisan tradisi dan luka yang ia simpan rapat.
Persiapkan diri Anda untuk menyambut kehadiran karya yang akan menyentuh relung hati terdalam ini dan temukan makna kejujuran di balik setiap lembarannya.
Berminat hubungi Muhammad Hoirul 085234482488





LEAVE A REPLY