Home Politik Jukir Madura Minta 70 Persen Sedan Walkot Surabaya Menolak Karena Tanah Negara

Jukir Madura Minta 70 Persen Sedan Walkot Surabaya Menolak Karena Tanah Negara

36
0
SHARE
Jukir Madura Minta 70 Persen Sedan Walkot Surabaya Menolak Karena Tanah Negara

Surabaya-Gerakan sosialisasi parkir digital yang digelar Dishub Surabaya pada Selasa (7/4) diwarnai kericuhan karena jukir meminta bagi hasil 70 persen.

Walkot Eri tidak terima dan menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menerapkan sistem bagi hasil 60:40, meskipun ditentang oleh jukir.

"Karena ini adalah yang sudah kita konsultasikan. Dulu 20 persen (jukir), 80 persennya masuk ke Pemkot. Maka dengan seperti ini kita ubah menjadi 60:40. Lah wes enak toh." kata Eri.

Dishub Surabaya mengatakan bahwa Paguyuban Parkir Surabaya meminta bagi hasil 70 persen jukir dan 30 persen pemkot. Tapi bagi Eri bagi hasil itu tidak bisa.

"Diwalik pemerintah 30 persen, lah iki tanahe negoro. Terus gimana? Tapi insyaallah pasti nanti akan ketemu, tapi tetap akan jalan dengan non tunai." tegasnya.

Eri menjelaskan bahwa digitalisasi parkir dengan sistem bagi hasil dilakukan untuk menciptakan transparansi dan kepercayaan, serta mencegah warga dikenai tarif melebihi ketentuan. Ia juga menyebut sekitar 600 jukir telah dibekukan oleh Dishub Surabaya karena tidak mendukung kebijakan tersebut.

MM