Home Olahraga Gol Dianulir dan Penalti Gagal. Persik- Persijap Sama Dulang Satu Poin.

Gol Dianulir dan Penalti Gagal. Persik- Persijap Sama Dulang Satu Poin.

18
0
SHARE
Gol Dianulir dan Penalti Gagal. Persik- Persijap Sama Dulang Satu Poin.

KEDIRI –Keberuntungan seolah belum berpihak pada Persik Kediri. Laga pekan ke-26 Super League melawan Persijap Jepara di Stadion Brawijaya, Senin (6/4), harus berakhir dengan skor kacamata 0-0. 

 

Padahal, Macan Putih nyaris memetik kemenangan penuh jika saja dua peluang emas yang didapatkan bisa dimaksimalkan. Satu gol dianulir karena offside, dan satu tendangan penalti berhasil ditepis kiper lawan, membuat Persik harus puas hanya membawa satu poin.

 

*Jalannya Pertandingan.*

 

Sejak kickoff, Persik langsung mengambil inisiatif permainan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Persijap. Mimpi buruk bagi tim tamu seakan akan terjadi pada menit ke-28 ketika Jose Enrique berhasil mengirim bola ke jaring gawang. 

 

Publik Kediri langsung bersorak, namun kebahagiaan itu pupus setelah VAR melakukan intervensi. Wasit akhirnya membatalkan gol tersebut karena Enrique terdeteksi berada dalam posisi offside.

 

Tak menyerah, Persik terus menggempur. Kesempatan emas kedua datang di menit ke-60. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti. Jose Enrique dipercaya menjadi eksekutor, sayangnya tembakannya kurang maksimal dan berhasil ditepis dengan baik oleh kiper Persijap menggunakan kakinya. Peluang menang terbuang sia-sia.

 

Pertandingan berjalan dengan tensi yang sangat tinggi dan keras. Hal ini terlihat dari delapan kartu kuning yang dikeluarkan wasit untuk meredam emosi pemain. 

 

Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-78 saat Wigi Prayama beradu fisik keras dengan Najeeb Yakubu. Pemain Persijap itu sempat mendapatkan perawatan intensif sebelum akhirnya bisa melanjutkan pertandingan.

 

Di 10 menit terakhir, Persijap justru mulai bangkit dan memberikan tekanan balik. Namun, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga laga usai. Skor 0-0 bertahan hingga pertandingan usai.

 

Hasil ini membuat Persik bertahan di peringkat 12 dengan 30 poin, sementara Persijap berada di posisi 14 dengan koleksi 22 poin.

 

*Analisa Pertandingan*

 

1.Masalah Penyelesaian Akhir (Finishing).Ini menjadi PR terbesar bagi Persik. Dominasi penguasaan bola dan peluang yang tercipta tidak diimbangi dengan ketajaman di depan gawang. 

 

Kesempatan lewat gol yang dianulir dan kegagalan dari titik putih menunjukkan bahwa mentalitas dan presisi saat momen krusial masih perlu diasah lebih keras.

 

2.Keputusan VAR yang Mengubah Arah.Gol yang dibatalkan jelas mempengaruhi psikologi pemain. 

 

Meskipun keputusan tersebut sudah benar secara aturan, hal ini mengingatkan bahwa detail kecil seperti timing lari sangat menentukan hasil akhir. Pemain harus lebih disiplin dalam menjaga posisi agar tidak terjebak offside.

 

3.Pertahanan yang Masih Solid.Di sisi positifnya, lini belakang Persik yang ditopang oleh Jesus Meneses dan Rezaldi Hehanussa tampil cukup tangguh. 

 

Meskipun ditekan, terutama di akhir laga, mereka berhasil menjaga gawang tetap kosong. Clean sheet didapatkan, namun sayangnya tidak dibarengi dengan gol di sisi lawan.

 

4.Intensitas Fisik yang Tinggi. Pertandingan ini berjalan sangat fisik. Persik harus beradaptasi dengan permainan keras lawan.

 

Kemampuan menjaga fokus dan disiplin menjadi kunci agar tidak kehilangan pemain akibat kartu merah atau cedera, seperti insiden benturan yang terjadi di paruh kedua.

 

 

*Motivasi: Tetap Bangun Dan Percaya Proses!*

 

Hasil imbang memang terasa sedikit pahit, apalagi setelah memiliki dua peluang emas untuk menang. Tapi ingat, sepak bola adalah tentang konsistensi.

 

Satu poin masih jauh lebih baik daripada nol poin. Pertahanan kalian hari ini menunjukkan karakter yang kuat. Jangan biarkan kegagalan mencetak gol membuat kalian minder. Justru jadikan ini bahan bakar untuk berlatih lebih keras lagi.

 

Kesempatan akan terus datang, dan suatu saat bola pasti akan masuk berkali-kali lipat. Tetap percaya diri, tetap bekerja keras. Macan Putih tidak akan gentar hanya karena satu hasil yang kurang memuaskan. Bangkit, fokus, dan buktikan di laga berikutnya.*Imam Kusnin Ahmad*