Home Wisata Trip Balik Mudik Jalur Pantura, Jangan Lupa Mampir dan Rest di Warung Pedas KASIH IBU, Compreng, Tub

Trip Balik Mudik Jalur Pantura, Jangan Lupa Mampir dan Rest di Warung Pedas KASIH IBU, Compreng, Tub

43
0
SHARE
Trip Balik Mudik Jalur Pantura, Jangan Lupa Mampir dan Rest di Warung Pedas KASIH IBU, Compreng, Tub

Tuban, .- Arus balik Lebaran di H+7 masih sangat ramai, terlihat dari pantauan media ini, kepadatan arus lalu lintas di kawasan Pantura dari Surabaya menuju Tuban-Semarang- Jakarta. Butuh kehati-hatian dalam berkendara, baik roda dua ataupun empat. Jika kondisi lelah karena jarak tempuh yang jauh, maka Anda butuh rest area yang nyaman dan aman.

Karena itulah, bagi Anda yang sedang beraktifitas dalam perjalanan balik Lebaran menuju kota-kota besar dengan kendaraan motor atau mobil di jalur Pantura rute Surabaya – Tuban – Semarang – Cirebon – Jakarta tidak usah bingung untuk mencari  tempat untuk beristirahat, bersantai yang nyaman, aman dan recomended karena juga kelengkapannya dalam hal kulineran.

Apalagi trip yang anda tempuh itu berjam- jam bahkan hitungan hari pasti membutuhkan tempat istirahat sekaligus sebagai tempat untuk mengisi perut yang lapar dan butuh asupan energi ekstra.

Nah, jikalau Anda dalam perjalanan melewati jalur Pantura Surabaya – Semarang – Jakarta, antara Babat menuju kota Tuban, di km 10 wilayah Compreng ada sebuah tempat yang istimewa dan recomended untuk menjadi persinggahan.

Adalah Warung Pedas KASIH IBU. Berlokasi di Jl. Raya Babat – Tuban km 10, Desa Compreng, Kec. Widang, Tuban (selatan SPBU Compreng).

Menjadi recom untuk Anda singgahi. Mengapa? Apa istimewanya Warung Pedas Kasih Ibu ini? 

Selain menjadi persinggahan sekaligus peristirahatan yang aman dan nyaman. Ada banyak Gazebo untuk rest area. Area parkir kendaraan yang luas cukup puluhan bus, truk dan mobil kecil. Dilengkapi kamar mandi cukup memadai dan selalu bersih.

Dan yang paling wow di tempat ini adalah kuliner sebagai pilihan menu makanan yang serba 10K (sepuluh ribu rupiah). Sangat cocok untuk sedikit berhemat di perjalanan, namun bisa menikmati kuliner yang nikmat.

Di Warung Pedas Kasih Ibu ini tersedia banyak pilihan menu dengan harga serba 10 K (include nasi), seperti lodeh mangut, pecel lele, pecel bandeng, pecel tombro, pecel mujaer, pecel paru, rawon, kare ayam, pecel telur dadar, tahu, tempe, dll.

Harga yang ekonomis dan bersahabat ini sudah termasuk nasi, bisa mengambil sepuasnya, tinggal pilih nasi jagung atau putih. Juga ada jenis sambal mentahan atau matang. Sesuai selera Anda, tersedia beraneka macam minuman daribyang panas serta dingin.

Spesialnya juga ada, nasi dan sayur lodeh balungan yang dipatok harga 15 K. Tetapi, rasanya dijamin nikmat dan memuaskan.

Dikonsep sebagai warung kuliner dan rest area yang nyaman, menurut owner Warung Pedas Kasih Ibu, H. Muki Idris, kepada media ini mengatakan idenya menyesuaikan situasi dan kondisi jalur Pantura, dimana seseorang di perjalanan butuh tempat istirahat yang nyaman, aman dan pilihan kuliner yang sesuai.

“Sarananya kami tata dengan lahan parkir yang luas, bisa menampung ratusan kendaraan roda 4, selain meja makan, ada banyak Gazebo untuk menikmati kuliner kami sembari beristirahat, mushola juga ada, dan tentu saja kamar mandi.

Sedangkan konsep kulinernya gaya prasmanan serba 10K. Insya Allah, ini Paket hemat namun Anda tetap makan dengan nikmat,” kata pria muda yang energik dan tertarik di bidang bisnis kuliner ini.

Masih menurut H. Muki yang juga dikenal sebagai pengusaha ini, saat bersama jurnalis MM, menilai bisnis kuliner di jalur Pantura memang menjanjikan jika harus ditangani dengan serius. Berkonsep yang matang.

“Semisal Gazebo dengan jumlah cukup itu bisa serba guna, sangat penting untuk para pengendara lokal bisa dipakai nongkrong, ngopi, merokok dan ngobrol dengan teman. 

Selain itu, lahan parkirnya juga harus cukup luas. Kendaraan dari yang kecil hingga truk-truk besar harus tertampung dengan aman. 

Sedangkan bagi yang menempuh perjalanan jauh, kita sediakan gazebo itu bisa digunakan sebagai rest area. Sambil Ishoma, (istirahat solat makan, red) Anda bisa memilih kuliner yang kami sediakan. Semoga bisa menjadi pilihan yang tepat di tengah perjalanan Anda,” tukasnya.

Syahdan, saat jurnalis MM, memantau arus balik Lebaran di wilayah Pantyra ini, mencoba singgah di Warung Pedas Kasih Ibu. Beristirahat di Gazebo yang tersedia, dan langsung larut di suasana sejuk di sisi area pertambakan. Di joglo utama juga telah terhidang beberapa menu kuliner pilihan.

Beberapa pengunjung pun ada yang masih kongkow-kongkow di gazebo, samping kiri kanan joglo utama.

Beberapa driver truk jalur Surabaya- Jakarta (PP), kendaraan kecil maupun motor pun silih berganti, keluar masuk warung yang dengan harga bersahabat ini.

Fery, seorang driver salah satu PT ternama di Semarang yang dalam perjalanan menuju Surabaya kepada media ini mengaku sudah langganan di warung ini karena fasilitasnya dan pelsyanannya yang dirasa sangat baik.

” Ya ini kah sudah biasa. Istirahat di sini, mas, kalo saya lewat jalur Tuban, rest areanya ya di Warus Pedas Kasih Ibu, Compreng ini. Nyaman lah, sayabbisa istirahat, mandi, salat dan tentu saja sekalian makan dan ngopi,” tuturnya.

Adapun, Alfahri, sekuriti Warung Pedas Kasih Ibu membenarkan jika, para driver truk, bis, travel, juga khalayak umum banyak yang singgah dan langganan dib warung ini.

Pria asal Bandung ini mengatakan bab kenyamanan, keamanan dan fasilitas yang layak sebagai tempat peristirahatan sementara di warung ini.

” Selain buka 24 jam. Para driver , dari banyak PT yang rest di sini mas. Menurutnya tempatnya cukup memadai dan aman. Terutama makanannya murah, enak dan pelayanannya ramah,” tuturnya.
*DANAR SP*